Oleh: mpi3ums | 11 Februari 2010

File tugas Fahmun Nushush

Teman-teman, bagi yang belum memiliki file tugas Fahmun Nushush nya Ust. Hasan, silakan mengunduh di sini:

tugas faham nusus terjemah 2010 ums

Iklan
Oleh: mpi3ums | 2 Januari 2010

Materi Presentasi Pak Adian

Berikut ini ada materi presentasi pak Adian, silakan download:

Konsep Islam sbg Agama Wahyu

Oleh: mpi3ums | 2 Januari 2010

Penjadwalan Ulang

Ada perubahan jadwal kuliah dari Pasca Sarjana, selengkapnya silakan didownload:

Jadwal Kuliah Terbaru

Oleh: mpi3ums | 2 Januari 2010

Materi Workshop Insists

Berikut ada file2 materi workshop insists, silakan didownload:

A-Worldview

B- Sekularisasi Islam

C- al-Qur’an

D-Liberalisasi

E-Dekonstruksi Syariat

Hermeneutik Produk Pandangan Hidup

Konsep Agama mnrt Barat Postmodern

Oleh: mpi3ums | 2 Januari 2010

IBN TAIMIYYAH DAN TEOLOGI-INKLUSIF CAK NUR

Oleh: Beny, S.PdI

Salah satu tantangan terbesar umat Islam saat ini adalah: Paham Pluralisme Agama yang terus digulirkan. Dimana paham ini berakhir pada titik relativisme (al-nisbiyyah) kebenaran. Semua agama dianggap benar: sama-sama valid (equality valid). Paham ini dikembangkan secara massif oleh kaum yang mengaku pluralis-inklusif. Paham Pluralisme Agama ini kemudian dikemas dalam berbagai bentuk dan cara. Salah satunya adalah dalam bentuk “penggeseran” sekaligus “penggusuran” makna al-Islam. Sehingga, Makna ini dikembangkan dan diperluas makin rancu dan jauh dari pemahaman ulama Muslim, baik klasik (Mutaqaddimin) maupun modern (Mu’ashirin).

Seperti yang dilakukan oleh Nurcholish Majid dalam bukunya “Islam Doktrin dan Peradaban” ia menyatakan bahwa al-Islam itu bukan nama satu agama (proper name). Kata al-Islam dalam Al-Quran (khususnya Qs. Ali ‘Imran [3]: 19, 85) dimaknai dengan “ketundukan dan kepasrahan total”. Oleh karenanya, agama apa saja jika mengandung makna itu, disebut sebagai al-Islam juga. Agama-agama di luar agama yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad  Shallallahu ‘alaihi wasallam oleh mereka disebut sebagai al-Islam al-‘Amm (Islam Umum). Karena agama-agama yang lain juga disebut oleh Nurcholish sebagai Islam Umum (al-Islam al-‘Amm), maka Islam bukan al-din yang final. Akhirnya makna al-Islam digeser dan akibatnya jalan menuju Allah bukan hanya agama Islam. Agama lain juga merupakan jalan-jalan menuju hadirat-Nya.

Untuk menguatkan pendapatnya, Nurcholish mengutip perkataan ibn Taimiyyah dalam masalah ini bahwa:

“Perkataan  “al-islam” mengandung pengertian perkataan “al-istislam” (sikap berserah diri) dan “al-inqiyad” (tunduk patuh), serta mengandung pula makna perkataan “al-ikhlash” (tulus)….Maka tidak boleh tidak dalam Islam harus ada sikap berserah diri kepada Allah Yang Maha Esa, dan meninggalkan sikap berserah diri kepada yang lain. Ini lah hakikat ucapan kita “Laa ilaaha illa al-Allah”. Maka jika seseorang berserah diri kepada Allah dan (sekaligus juga) kepada selain Allah, dia adalah musyrik.[1] Baca Lanjutannya…

Oleh: mpi3ums | 1 Desember 2009

Kuliah Pak Adian (Jumat, 4/12/09) Masuk Jam 7

Assalamualaikum

Pagi ini (1/12/2009) ada sms dari Pak Ketua (Winarno) masuk ke hp saya, yang memberitahukan jam masuk mata kuliah Worldview Pak Adian Husaini (Jumat, 4/12/2009) diajukan jam 7 pagi. Berikut sms dari beliau:

“Kuliah Pak Adian Jumat 5 (seharusnya 4) Des dimulai jam 7 pagi. <Syamsul Hidayat>” Demikian sms dari Pak Ketua, semoga dapat diperhatikan dan dilaksanakan teman2 semua.

Wassalam

 

ttd,

Pengelola blog

Oleh: mpi3ums | 25 November 2009

Pengumuman Penting Terkait Tugas Worldview

Assalamu‘alaikum wr. wb.

Bagi teman-teman yang belum mengirim tugas makalah Worldview Pak Adian Husaini ke e-mail kelas, harap segera dikirim. Karena makalah anda akan diposting di blog mpi3 ini. setidaknya ada tiga manfaat yang bisa diperoleh:

(1)    Satu sama lain di antara kita dapat membaca tulisan karya temannya, sehingga itu membuat pengetahuan kita semakin luas dan bertambah.

(2)    Khalayak umum bisa membaca tulisan-tulisan kita. Sehingga karya kita bukan sekadar dokumen pribadi yang hanya diketahui diri sendiri, tapi juga bisa dibaca dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Pemikiran anda tidak hanya disembunyikan di dalam kamar atau relung hati, tapi bisa ditelaah banyak orang.

(3)    Kita bukan manusia sempurna. Tentu ada kekurangan dan kesalahan dari apa yang kita tulis. Sehingga dengan dibaca orang lain, diharapkan ada kritik dan saran yang membangun sehingga kualitas tulisan kita bisa semakin baik.

Demikian pengumuman yang dapat saya sampaikan. Semoga menjadi perhatian dan dapat dilaksanakan. Dan tentunya selamat beraktivitas semuanya, agar usia dan waktu kita bisa bermanfaat. Syukran, Jazakumullah khairal jaza’.

Wassalamu‘alaikum wr. wb.

ttd

Pengelola blog

Oleh: mpi3ums | 25 November 2009

Eksistensi Zionis Yahudi Ancaman bagi Umat Manusia

oleh: Setyadi Prihatno, S.Sos

Latar Belakang Masalah

Membicarakan yahudi tidak dapat dilepaskan dari konteks historis dan budaya masa lalunya. Bangsa ini memiliki akar budaya dan sejarah yang sedemikian dalam mempengaruhi perkembangan peradabannya. Selama berabad-abad, persoalan ini telah memancing banyak diskusi.

Sebagian orang menuduhkan aneka sejarah kejahatan dan hal buruk yang fantastis kepada yahudi. Sementara sebagian lain mencoba menempatkan yahudi sebagai pihak yang “di dzalimi” sehingga layak dikasihani  dan diberikan proteksi yang istimewa.

Di dalam Al Quran dinyatakan orang yahudi pada suatu masa telah menjadi bangsa yang dipilih oleh Allah, dan kepada mereka dikirimkan-Nya banyak Nabi. Sepanjang sejarah mereka telah ditimpa banyak kekejaman, bahkan menjadi korban pemusnahan massal, tetapi sejarah membuktikan bahwa mereka tidak pernah jera. Kaum yang dijuluki sebagai bangsa kera ini tetap berlaku sombong dan jumawa. Mereka menutup mata atas fakta yang terjadi dan tidak mau merubah identitas serta jati dirinya sebagai bangsa terpilih dan ras yang paling unggul serta menganggap manusia lainnya sebagai binatang.

Sikap pandang inilah yang dikemudian hari membawa ancaman serta dampak yang luar biasa bagi umat manusia dan tata kehidupan di dunia. Baca Lanjutannya…

Oleh: mpi3ums | 24 November 2009

Bahaya Faham Inkar Sunnah

oleh: Sukahar, S.PdI

MUQODDIMAH

Faham inkar sunnah sangat berbahaya untuk umat,karena faham ini mencoba memisahkan As sunnah dari dasar hukum Islam,menurut pegikutnya As sunnah tidak bisa dijadikan sebagai dasar hukum islam,hukum islam hanyalah Al quran,karena Alquran jelas sebagai kalamullah,sedangkan As sunnah adalah sabda Nabi yang masih diragukan kebenarannya,memang  Nabi sebagai Rosulullah tidak diragukan tetapi keberadaan As sunnah sendiri itu disampaikan oleh orang-orang dekat nabi,yang kodifikasinnya selang sekian lama setelah kenabian maka memungkinkan ketidak benarannya,beginilah anggapan mereka.

Lalu apakah sebenarnya bisa diterima, benarkah alasannya, jika demikian halnya maka sama artinya meragukan kemulyaan akhlak para sahabat beliau dan generasi setelahnya, padahal Al quran sendiri telah menyatakan keagungan generasi sahabat dan dua kurun generasi setelahnya (lihat QS At taubah: 100 ).

Faham ini akan menyingkirkan sekian banyak nilai-nilai islam dari kehidupan disamping itu akan terjadi pembodohan umat dikarenakan nilai-nilai luhur dan sifat- sifat kepribadian Nabi Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam dihapus dari dasar-dasar islam.Padahal tidak mungkin kita bisa memahami,mengerti penjabaran dan penerapan ajaran-ajaran syariat Al quran tanpa As sunnah,dan para sahabatlah yang mengilmui betul tentang prilaku,ucapan dan sabda-sabda beliau.Mungkinkah kita menolak As sunnah? Jelas tidak mungkin.Maka Al quran dan As sunnah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.Inkar sunnah faham sesat,bak racun yang mematikan.Waspadalah! Baca Lanjutannya…

oleh: Andy Setyawan

 

Islamisasi ilmu bukanlah sebuah proyek Arabisasi. Islamisasi ilmu tidak berkenaan dengan atribut dan tampilan performa luar, semacam gaya berpakaian dan sebagainya, tetapi berkaitan dengan aspek ideologis, teologis, dan pandangan hidup. Islamisasi ilmu digulirkan bukan untuk “menggamiskan” dan “menyorbankan” manusia, tapi untuk melahirkan manusia-manusia yang berpemikiran dan berpandangan hidup islami.

 

Prof. Dr. Wan Mohd Nor Wan Daud, Felo Penyelidik Utama Institut Alam dan Tamadun Universiti Kebangsaan Malaysia, berkenan hadir memberikan kuliah bertajuk “Islamisasi Ilmu Pengetahuan” dalam Interdisciplinary Sharing yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana UMS di Auditorium Pasca Sarjana UMS, 16/11/2009. Prof. Wan mengawali ceramahnya dengan menerangkan secara singkat urgensitas ilmu. Kemudian beliau mengelaborasi kapan sebenarnya islamisasi ilmu pengetahuan itu bermula, dan apa obyek yang pertama kali mengalami proses islamisasi disertai dengan contoh kongkritnya yang terjadi pada masa tersebut. Selanjutnya beliau menegaskan bahwa Islamisasi bukanlah upaya Arabisasi. Dan terakhir, beliau menandaskan tujuan hakiki dari islamisasi ilmu pengetahuan dan dari level mana wacana islamisasi itu digulirkan. Setelah itu, dibuka forum tanya-jawab antara Prof. Wan dengan para hadirin.

Pengantar: Kemunculan Wacana Islamisasi Ilmu

Sebelum saya hadirkan penjelasan Prof. Wan terkait rangkaian materi di atas, tidak ada salahnya jika saya deskripsikan terlebih dahulu apa itu islamisasi ilmu pengetahuan dan bagaimana wacana tersebut bisa muncul dalam dua dekade terakhir. Wacana islamisasi ilmu pengetahuan hadir sebagai tanggapan atas hegemoni dan pengaruh Barat dalam kehidupan sains yang tidak dapat dipungkiri membawa dampak negatif bagi peradaban lain, khususnya dalam bidang epistemologi. Adnin Armas menyebut pengaruh Barat ini sebagai “Westernisasi ilmu pengetahuan”.[1] Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori